Senin, 15 Januari 2024

MATEMATIKA MATERI : BANGUN RUANG DAN TEMA 6 SUB TEMA 1 PB 1 & 2


Hari/tanggal  : Senin/ 15 Januari 2024 

Selamat Pagi,,,Tabik pun ,,,!!

Assalamualaikum.wr.wb.

Ayah Bunda dan  anak sholeh/sholeha bu Yulina.

Apa kabar hari ini? Semoga sehat semua dan dalam lindungan Allah SWT. Aamiin..... 

Sebelumnya Bu Guru mengucapakan terimakasih atas bimbingan ayah bunda selama semester 1 kemaren, semoga menjadi ibadah dan buat kesuksesan putra putri  kita dimasa yang akan datang semoga lebih baik lagi kedepannya ...aamiin. 

Alhamdulillah hari ini  kita mulai belajar lagi seperti biasa, Jangan lupa sebelum belajar kita mulai dengan membaca Basmalah dan berdo'a terlebih dahulu ya nak, mendengarkan tausiah,  tadarus dan shalat dhuha. 

Pada pelajaran hari ini kita akan belajar tentang Matematika Dan Tema 6 Subtema 1 pembelajaran 1 dan 2

MATERI : BANGUN RUANG

Tujuan Pembelajaran :

1.       Siswa bisa mengetahui ciri- ciri bangun ruang balok dan kubus

2.       Siswa bisa menentukan volume bangun  bangun ruang kubus dan balok

Bangun Ruang atau biasa disebut juga sebagai bangunan tiga dimensi merupakan jenis bangun yang memiliki ruang serta sisi-sisi yang membatasinya.

 

Berikut ini ada beberapa bangun ruang disertai dengan rumus mencari luas permukaan dan volumenya.

1.     Kubus

 

Sifat-sifat dari kubus adalah:

  1. Memiliki 6 sisi berbentuk persegi yang memiliki ukuran sama luas
  2. Memiliki 12 rusuk yang memiliki ukuran sama panjang
  3. Memiliki 8 titik sudut
  4. Memiliki 4 buah diagonal ruang
  5. Memiliki 12 buah diagonal bidang

Rumus  Volume Kubus

Volume = S X S X S
dengan s = rusuk kubus

Contoh soal 

Perhatikan gambar berikut !


Tentukan volume kubus di atas!


Penyelesaian:

Diketahui panjang sisi kubus = s = 9 cm

Volume kubus = s × s × s

                        = 9 × 9 × 9
                        = 729
Jadi, volume kubus di atas adalah 729 cm3.

2.     Balok

 

Sifat-sifat dari balok adalah:

1. Memiliki 6 sisi 

    Terdiri dari

 -  4 buah sisi dengan bentuk persegi panjang 

 -  2 buah sisi yang sama


2. Memiliki empat buah rusuk yang sama

3. Memiliki 4 buah diagonal ruang

4. Memiliki 12 buah diagonal bidang(sisi)

5. Memiliki 8 titik sudut 

6.  Memiliki 12 rusuk

 

 Rumus Volume Balok

P = Panjang, L = Lebar, T = Tinggi

Perhatikan gambar di bawah ini !

 Volume balok = P X  L X T

                        = 8 X 6 X 3

                        = 144 cm3

Jadi, volume balok di atas adalah  144 cm3

 

 

Tema 6 Sub Tema 1 PB 1 dan 2

Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia (KD 3.3, 4.3), IPA (KD 3.6, 4.6), SBdP (KD 3.2, 4.2)

Pembelajaran 1

Dalam kehidupan sehari – hari manusia tidak terlepas dari Kalor. Berbagai aktivitas manusia berhubungan dengan kalor dan energi panas. Tahukah kamu apa itu KALOR? Panas atau Kalor adalah energi yang berpindah akibat perbedaan suhu. Benda yang dapat menghasilkan energi panas disebut sumber energi panas.

Sumber energi panas terdiri dari :

1.      1. Matahari

2.      2. Api

3.      3. Listrik

4.      Gesekan antar dua benda

Dalam kehidupan sehari – hari kita dapat memperoleh banyak informasi dari berbagai media. Teks yang berisi penjelasan tentang berbagai peristiwa yang terjadi disekitar kita disebut teks ekplanasi. Untuk dapat memahami teks Eksplanasi dapat kita lakukan dengan cara berikut ini:

1.      1. Membaca isi keseluran teks

2.      2. Menentukan kata – kata kunci pada teks yang kamu anggap penting

3.      3. Menjawab pertanyaan – pertanyaan yang berkaitan dengan teks

4.      4. Membuat ringkasan

Berikut ini contohnya!

Pembelajaran 2

Pernahkah kamu membuat pertanyaan dari sebuah teks untuk mendapatkan informasi?

Informasi dari sebuah teks dapat kamu ketahui dengan membuat daftar pertanyaan terlebih dahulu yang berkaitan dengan teks.

Kata Tanya :

Ø  Apa untuk menanyakan benda, keadan atau peristiwa

Ø  Siapa untuk menanyakan seseorang 

Ø  Mengapa untuk menanyakan alasan 

Ø  Kapan untuk menanyakan waktu 

Ø  Dimana untuk menanyakan tempat 

Ø  Bagaimana untuk menanyakan suatu peristiwa

Berikut ini contohnya!

Perhatikan Gambar berikut ini!

 

Dalam kehidupan sehari – hari kita sering mengukur panas dengan sentuhan telapak tangan. Indera peraba akan mengirimkan informasi ke otak untuk memberi tahu bahwa sesuatu itu panas atau dingin. Indera peraba tidak dapat digunakan untuk mengukur derajat panas suatu benda. Besaran yang dapat menentukan panas disebut Suhu atau Temperatur. Satuan suhu yang digunakan di Indonesia adalah derajat Celcius (°C). Alat untuk mengukur suhu disebut termometer. Termometer memiliki beberapa jenis yaitu:

1.      Termometer air raksa

2.      Termometer digital

 

3.      Termometer infra merah      


Nah, bagaimana materi tadi sudah paham ya? Bu guru mau tanya apakah kalian masih ingat tentang tangga nada?

Jika di semester 1 kemarin kita telah mempelajari materi tangga nada diatonis mayor maka kita akan mengetahui bahwa tangga nada itu ada dua yaitu:

 

 

Contoh Lagu Pelog

 

Contoh Lagu Slendro

  


Jumat, 12 Januari 2024

MATERI PAK tentang kejujuran

 

Hari : Jumat, 12 Januari 2024

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha bu Yulina,

Alhamdulillah semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT 

Aamiin Ya Rabbal Alamin. Sebelum mempelajari materi PAK,  tetap jangan 

lupa dengar tausiah  kemudian tadarus dan shalat dhuha.

Pengertian Jujur – Jujur secara umum adalah sebuah aspek ciri dan moral manusia yang berbudi luhur dimana seseorang dengan karakter ini kemudian akan memiliki integritas, adil, setia, tulus, dan dapat dipercaya oleh orang lain.

Selain itu, ada juga yang mengungkapkan bahwa pengertian jujur ini berkaitan dengan sikap atau perbuatan yang dilakukan sesuai dengan apa yang dikatakan. Dengan kata lain, seseorang kemudian dapat disebut jujur ketika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan apa yang telah terjadi sebelumnya.  

Jujur adalah salah satu sifat yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sifat jujur ini sudah tertanam dalam diri seseorang. Namun, alangkah lebih baik jika sikap jujur ini dilatih sejak masih masa kanak-kanak agar terbiasa saat beranjak dewasa.

Secara umum, jujur adalah sebuah sifat yang membutuhkan kesesuaian antara perkataan yang diucapkan serta perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Itu artinya, seseorang kemudian dapat dikatakan jujur jika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi dan disertai dengan tindakan yang seharusnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) jujur adalah lurus hati atau tidak berbohong. Selain itu, menurut KBBI, jujur bisa juga dikatakan sebagai suatu perilaku tidak curang atau mengikuti aturan yang berlaku. Oleh sebab itu, sikap jujur ini selalu identik dengan sikap baik. 

Selain itu, mereka juga bertindak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan. Namun dalam membentuk kepribadian yang jujur, seseorang kemudian harus diajarkan mulai dari anak-anak hingga kemudian menjadi suatu kebiasaan.

Ciri-Ciri Jujur

Berikut ini adalah ciri-ciri orang jujur yang perlu kamu ketahui.

1. Selalu Jujur Terhadap Diri Sendiri

Seseorang yang memiliki sikap jujur biasanya akan selalu jujur terhadap diri sendirinya terlebih dahulu baru kemudian kepada orang lain. Seseorang yang jujur biasanya akan merasa ada suatu yang janggal ketika bicara berbohong terhadap dirinya sendiri.

2. Mudah Mengungkapkan Kenyataan

Seseorang yang jujur akan lebih mudah dalam mengungkapkan kenyataan. Hal ini karena ketika suatu kenyataan terus menerus dipendam akan terasa ada suatu hal yang mengganjal, sehingga aktivitas yang dilakukan menjadi kurang optimal.

3. Selalu Melihat Suatu Masalah Dari Berbagai Sudut Pandang

Seseorang yang jujur ketika ada suatu masalah akan mencoba untuk melihat masalah itu dari berbagai sudut pandang. Oleh sebab itu, terkadang orang yang jujur akan lebih lama dalam menilai suatu masalah. Hal ini ia lakukan agar permasalahan dapat diselesaikan secara objektif. Dengan begitu, tidak ada pihak yang akan dirugikan atau dibohongi.

4. Selalu Berpikir Sebelum Berkata dan Bertindak

Orang yang jujur akan selalu berusaha untuk berpikir sebelum berkata dan juga bertindak. Hal ini ia lakukan agar semua perkataan dan juga tindakannya sesuai. Dengan begitu, orang lain akan menjadi lebih percaya.

1. Penerapan Jujur di Sekolah

Pada dasarnya, ada banyak sekali contoh penerapan jujur di sekolah, antara lain:

  • Tidak mencontek saat sedang melakukan ujian.
  • Selalu memberikan alasan yang pasti ketika melakukan suatu kesalahan, seperti terlambat sekolah atau tidak mengerjakan PR.
  • Tidak mengambil barang milik teman.
  • Tidak berkata bohong kepada guru ataupun teman.

2. Penerapan Jujur di Rumah

Berikut ini adalah beberapa contoh dari penerapan jujur.

  • Tidak berbohong kepada anggota keluarga terutama orang tua.
  • Selalu memperlihatkan hasil ujian apapun hasilnya.
  • Selalu berani mengakui kesalahan yang telah dilakukan.

3. Penerapan Jujur di Lingkungan

Berikut ini adalah beberapa contoh dari penerapan jujur di lingkungan masyarakat.

  • Selalu mengembalikan uang yang kelebihan ketika berbelanja.
  • Berani mengakui kesalahan ketika berbuat salah.
  • Tidak berbohong kepada orang lain.

 

 

 



 

Kamis, 11 Januari 2024

MATERI PAK tentang kejujuran

 Hari : Kamis, 11 Januari 2024

Assalamualaikum.wr.wb anak sholeh/sholeha bu Yulina,

Alhamdulillah semoga kita semua dalam keadaan sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT 

Aamiin Ya Rabbal Alamin. Sebelum mempelajari materi PAK,  tetap jangan 

lupa dengar tausiah  kemudian tadarus dan shalat dhuha.

Pengertian Jujur – Jujur secara umum adalah sebuah aspek ciri dan moral manusia yang berbudi luhur dimana seseorang dengan karakter ini kemudian akan memiliki integritas, adil, setia, tulus, dan dapat dipercaya oleh orang lain.

Selain itu, ada juga yang mengungkapkan bahwa pengertian jujur ini berkaitan dengan sikap atau perbuatan yang dilakukan sesuai dengan apa yang dikatakan. Dengan kata lain, seseorang kemudian dapat disebut jujur ketika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan apa yang telah terjadi sebelumnya.  

Jujur adalah salah satu sifat yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Sifat jujur ini sudah tertanam dalam diri seseorang. Namun, alangkah lebih baik jika sikap jujur ini dilatih sejak masih masa kanak-kanak agar terbiasa saat beranjak dewasa.

Secara umum, jujur adalah sebuah sifat yang membutuhkan kesesuaian antara perkataan yang diucapkan serta perbuatan yang dilakukan oleh seseorang. Itu artinya, seseorang kemudian dapat dikatakan jujur jika ia mengucapkan sesuatu yang sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi dan disertai dengan tindakan yang seharusnya.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) jujur adalah lurus hati atau tidak berbohong. Selain itu, menurut KBBI, jujur bisa juga dikatakan sebagai suatu perilaku tidak curang atau mengikuti aturan yang berlaku. Oleh sebab itu, sikap jujur ini selalu identik dengan sikap baik. 

Selain itu, mereka juga bertindak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan. Namun dalam membentuk kepribadian yang jujur, seseorang kemudian harus diajarkan mulai dari anak-anak hingga kemudian menjadi suatu kebiasaan.

Ciri-Ciri Jujur

Berikut ini adalah ciri-ciri orang jujur yang perlu kamu ketahui.

1. Selalu Jujur Terhadap Diri Sendiri

Seseorang yang memiliki sikap jujur biasanya akan selalu jujur terhadap diri sendirinya terlebih dahulu baru kemudian kepada orang lain. Seseorang yang jujur biasanya akan merasa ada suatu yang janggal ketika bicara berbohong terhadap dirinya sendiri.

2. Mudah Mengungkapkan Kenyataan

Seseorang yang jujur akan lebih mudah dalam mengungkapkan kenyataan. Hal ini karena ketika suatu kenyataan terus menerus dipendam akan terasa ada suatu hal yang mengganjal, sehingga aktivitas yang dilakukan menjadi kurang optimal.

3. Selalu Melihat Suatu Masalah Dari Berbagai Sudut Pandang

Seseorang yang jujur ketika ada suatu masalah akan mencoba untuk melihat masalah itu dari berbagai sudut pandang. Oleh sebab itu, terkadang orang yang jujur akan lebih lama dalam menilai suatu masalah. Hal ini ia lakukan agar permasalahan dapat diselesaikan secara objektif. Dengan begitu, tidak ada pihak yang akan dirugikan atau dibohongi.

4. Selalu Berpikir Sebelum Berkata dan Bertindak

Orang yang jujur akan selalu berusaha untuk berpikir sebelum berkata dan juga bertindak. Hal ini ia lakukan agar semua perkataan dan juga tindakannya sesuai. Dengan begitu, orang lain akan menjadi lebih percaya.

1. Penerapan Jujur di Sekolah

Pada dasarnya, ada banyak sekali contoh penerapan jujur di sekolah, antara lain:

  • Tidak mencontek saat sedang melakukan ujian.
  • Selalu memberikan alasan yang pasti ketika melakukan suatu kesalahan, seperti terlambat sekolah atau tidak mengerjakan PR.
  • Tidak mengambil barang milik teman.
  • Tidak berkata bohong kepada guru ataupun teman.

2. Penerapan Jujur di Rumah

Berikut ini adalah beberapa contoh dari penerapan jujur.

  • Tidak berbohong kepada anggota keluarga terutama orang tua.
  • Selalu memperlihatkan hasil ujian apapun hasilnya.
  • Selalu berani mengakui kesalahan yang telah dilakukan.

3. Penerapan Jujur di Lingkungan

Berikut ini adalah beberapa contoh dari penerapan jujur di lingkungan masyarakat.

  • Selalu mengembalikan uang yang kelebihan ketika berbelanja.
  • Berani mengakui kesalahan ketika berbuat salah.
  • Tidak berbohong kepada orang lain.

 

 

 



Rabu, 03 Juni 2026

      Hari : Rabu, 03 Juni 2026 KELAS III . A GURU KELAS : Yulina, S. Pd Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Good morning my studen...