Rabu, 08 Mei 2024

PENILAIAN HARIAN TEMA 8 SUBTEMA 3 Dan TEMA 9 SUBTEMA 2


Hari/tanggal : Rabu / 08 Mei 2024

PENILAIAN HARIAN TEMA 8 SUBTEMA 3

Selamat pagi,,,,Tabik pun

Pada hari ini kita akan  melaksanakan Penilaian HarianTema 8 Subtema 3, tapi sebelumnya Bu Guru akan melakukan apersepsi berupa tanya jawab tentang materi, yang mana  kemarin kita sudah belajar tentang materi tema 8 subtema 3  dari pembelajaran 1 sampai 6. 

Bu Guru akan memberikan evalauasi tentang materi yang sudah bu guru sampaikan dan menilai hasil tugas siswa, seandainya masih ada para ananda yang masih belum paham dengan materi ini, ananda silahkan bertanya di kolom komentar blog ini.

Demikianlah pembelajaran kita hari ini semoga nilai ulangan harian ananda semua mendapatkan nilai yang terbaik.

 

Hari ini kita akan belajar materi tentang tema 9 subtema 2 pembelajaran 1 dan 2 yaitu: 

Tema 9                : Benda –benda di Sekitar Kita

Subtema 2           : Benda dalam Kegiatan Ekonomi

Pembelajaran      : 1 dan 2

Muatan               : Bahasa Indonesia (KD 3.4,  4.4),  IPA (KD 3.9,  4.9), SBdP (3.3,  4.3)

Tujuan Pembelajaran :

1.    .1. Setelah membaca materi di blog siswa mengamati paparan iklan melalui media radio, televisi, dan internet, siswa dapat menjelaskan kembali tentang iklan elektronik dengan tepat.

2.      2. Setelah membaca materi di blog siswa dapat mengidentifikasi zat penyusun minuman, lalu mengklasifikasikan ke dalam zat tunggal dan zat campuran dengan tepat.

      3. Setelah membaca materi di blog siswa dapat menjelaskan macam-macam pola lantai tari daerah dengan tepat.

                  

BAHASA INDONESIA (KD 3.4,  4.4)

Iklan dalam Media Elektronik

Iklan di Media Elektronik Radio 

Radio adalah media audio yang sifatnya atraktif. Maksudnya adalah media ini mengandalkan indera pendengaran untuk menarik audiens. Karenanya iklan dengan media radio hanya dapat didengarkan, maka jenis iklan ini memiliki karakteristik tersendiri. Salah satunya adalah jenis-jenis audio atau suara yang ada di dalamnya.

Jenis suara yang terdapat di dalam iklan radio dapat berupa suara atau kata-kata manusia yang teratur. Selain ini, ada juga musik yang merupakan paduan berbagai bunyi yang teratur dan harmonis dengan ritme tertentu. Ada pula efek suara, atau suara-suara yang tidak seberaturan musik. Contoh efek suara adalah efek suara alam.

Contoh Media Elektronik

 

Terlepas dari perkembangan teknologi, seperti diciptakannya televisi dan sampai akhirnya komputer dan internet, radio tetap menjadi media elektronik yang banyak digunakan oleh masyarakat. Karena itu, iklan di radio tetap memiliki berbagai keunggulan, seperti : 

1.       Penggunanya dapat dispesialisasikan berdasarkan faktor tertentu, misalnya demografis dan geografis.

2.       Biaya produksi iklan di radio cenderung lebih murah.

3.       Dapat dimanfaatkan untuk mendukng kampanye atau iklan di media cetak maupun media elektronik   lainnya.

4.       Sifatnya fleksibel.

5.       Lebih mudah untuk disisipkan di tengah acara radio, sehingga lebih efektif jika dibandingkan dengan iklan di televisi.

6.       Bukan merupakan media yang bersifat musiman.

7.       Penggunaannya yang luas di tengah masyarakat sehingga sifatnya massal.

8.       Dapat diakses di manapun dan kapanpun.


Meski demikian, iklan di radio juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu :

1.       1.Konten iklan hanya dapat disajikan dalam format suara atau audio.

2.       2.Iklan di radio umumnya disuarakan cepat-cepat.

3.       3.Ada banyaknya stasiun radio dalam di dalam satu wilayah tertentu menyebabkan adanya tumpang-tindih para pengiklan untuk menjangkau audiens targetnya.

4.       Konten iklan di radio harus disesuaikan dengan daerah tempat iklan tersebut akan disiarkan.

5.       5.Pengiklan sulit untuk membuktikan apakah jangkauan siaran iklan sesuai dengan yang dipesan.

 

Iklan di Media Elektronik Televisi

Media elektronik yang satu ini sama populernya dengan radio. Selain mampu menyajikan konten dalam format audio atau suara, televisi juga dapat menunjukkan konten visual. Dengan demikian, konten iklan yang disiarkan atau ditayangkan melalui media televisi menggabungkan baik audio dan visual, dan bahkan gerak. Hasilnya tentu merupakan konten iklan yang sangat menarik dan mudah mencuri perhatian masyarakat.

Contoh Media Elektronik TV


 

Maka, keunggulan dari menggunakan media elektronik televisi untuk menyiarkan iklan adalah :

1.       Jenis konten yang ditayangkan atau disiarkan adalah bersifat visual, audio, dan motion (gerakan).2.       Format kontek yang dapat disiarkan sangat fleksibel.

3.       Daya tariknya kuat, sehingga jauh lebih mampu untuk menjaring lebih banyak audiens.

4.       Jangkauannya luas, sehingga potensi audiens yang dapat dijaring jauh lebih besar.

5.       Gengsinya lebih tinggi (lebih prestisius).

6.       Dampak yang diberikan oleh iklan di media televisi lebih kuat, apalagi jika dibandingkan dengan iklan di radio.

 

Sedangkan kelemahan dari iklan di media televisi adalah sebagai berikut :

1.       Biayanya mahal.

2.       Penayangannya dalam durasi yang sangat singkat, sehingga pengiklan harus mampu mendesain konten yang atraktif terlepas dari terbatasnya waktu.

.       Audiens yang dijangkau cenderung tidak selektif saat menyaksikan konten iklan yang ditayangkan.

 

Iklan di Media Elektronik Internet

Jenis iklan yang satu ini menggunakan internet sebagai media perantaranya. Dengan demikian, audiens yang ditarget oleh pengiklan adalah mereka yang juga penggna internet. Jika iklan radio hanya menyajikan konten dalam format audio daniklan televisi menggabungkan audio, visual, serta gerakan, iklan di internet jauh lebih fleksibel. Artinya, penayangan konten iklan di internet dapat berupa visual saja, atau audio saja. Atau, pengiklan juga dapat menggabungkan baik audio, visual, dan bahkan gerakan ketika mendesain konten iklan untuk disiarkan melalui media internet.

 

satellite view of the United States lighting up at night

Berikut ini adalah beberapa keunggulan dari beriklan di internet :

1.       Biayanya relatif lebih murah, bahkan jika dibandingkan dengan beriklan di media televisi. Bahkan, biaya iklannya bisa ditekan seminim mungkin, atau sampai nol rupiah. Misalnya adalah dengan memanfaatkan blog gratis, meskipun ada trik tertentu yang harus dipertimbangkan.

2.       Kemampuan untuk menjangkau audiens yang jauh lebih banyak. Bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Apalagi untuk konten iklan yang dibuat dalam bahasa Inggris.

3.       Pengiklan dapat menyasar audiens yang lebih spesifik agar dapat menjaring mereka yang memang membutuhkan produk yang ditawarkan oleh sebuah bisnis (barang maupun jasa).

 

IPA (KD 3.9,  4.9)

Zat Zat Penyusun dalam Minuman

Ciri Campuran Homogen dan Campuran Heterogen :

a) Campuran adalah zat yang terdiri atas beberapa jenis materi atau zat tunggal.

b) Campuran dapat dibedakan menjadi campuran homogen dan campuran heterogen.

Yaitu :

1) Campuran homogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tercampur sempurna. Pada campuran homogen, zat penyusunnya tidak dapat dibedakan. Contoh: air garam, sirop, udara, perunggu, kuningan.

2) Campuran heterogen merupakan campuran yang zat penyusunnya tidak tercampur sempurna. Pada campuran heterogen, zat penyusunnya masih dapat dibedakan. Contoh: campuran air dengan kopi, air dengan tepung, dan air dengan pasir.

c) Contoh campuran heterogen atau campuran homogeny

 Di antara contohnya adalah :

1) Sirop.

• Air sirop merupakan campuran atas tiga materi atau zat benda tunggal, yaitu air mineral, gula, dan sari buah (tergantung rasanya).

• Jika air sirop dicampur, ketiga zat (air mineral, gula, dan sari buah) tidak dapat dipisah pisah lagi.

• Artinya, ketiga zat telah tercampur sempurna. Jadi, air sirop termasuk materi campuran homogen.

2) Air Kopi.

• Air kopi bubuk merupakan campuran atas tiga materi atau zat benda tunggal yaitu air mineral, gula, dan serbuk kopi.

• Jika air kopi dicampur, antara air dan kopi masih bisa dipisahkan. Bubuk kopi yang sudah tercampur air memisahkan diri di dasar gelas.

• Artinya, zat-zat penyusun air kopi tidak tercampur secara sempurna. Jadi, air kopi termasuk materi campuran heterogen.

 

d) Berdasarkan ciri-ciri campuran, baik campuran homogen maupun campuran heterogen dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut:

1) Campuran tersusun atas dua atau lebih unsur atau senyawa.

2) Campuran dapat dipisahkan menjadi zat-zat penyusunnya.

3) Perbandingan massa zat-zat penyusunnya tidak tetap.

4) Sifat campuran sama dengan sifat zat-zat penyusunnya.

 

e) Komponen penyusun campuran bisa berupa :

1) campuran unsur dengan unsur,

2) campuran unsur dengan senyawa,

3) campuran senyawa dengan senyawa.

f) Ketika membuat minuman susu kita mencampurkan susu bubuk dengan air panas. Setelah itu diaduk secara merata sehingga susu bubuk yang awalnya berwujud padat menjadi tidak terlihat. Susu bubuk yang telah bercampur dengan air dinamakan campuran. Jadi, campuran dapat didefinisikan sebagai materi yang terdiri atas dua jenis zat atau lebih.

g) Komponen penyusun campurannya dan sifat-sifat atau ciri-ciri campuran tersebut.

1) Kuningan penyusunya Tembaga dan Seng, sifat Campurannya terdiri dari dua unsur

2) Perunggu, penusunya , Tembaga dan Timah, sifat Campuran terdiri dari dua unsur

3) Air sirop, penyusunnya :Air mineral, gula, dan sari buah, sifat Campuran terdiri dari 2 senyawa (Air dan gula) dan 1 campuran (sari buah)

4) Air Kopi, penyusunya : Air, bubuk kopi, dan gula pasir, sifat Campuran terdiri dari 2 senyawa senyawa (air dan gula), dan 1 campuran (bubuk kopi)

5) Teh Manis, penyusunya Air, Teh dan Gula, sifat Campuran terdiri dari 2 senyawa (air dan gula), dan 1 Campuran (Teh)

6) Minuman Ringan, penyusunya : Air, pemanis, pewarna dan gas Karbondioksida, sifat Campuran terdiri dari 2 senyawa (air dan karbondioksida), 1 campuran (pemanis).

7) Es Krim, penyusunya Air, Susu, Gula, sifat Campuran terdiri dari 2 senyawa (air dan Gula), dan 1 Campuran (susu).

 

Sifat-sifat Campuran dan Komponen Penyusunnya.

a) Materi adalah setiap objek atau segala sesuatu yang menempati ruang dan mempunyai massa.

b) Contoh jenis materi adalah air, batu, pasir, tanah, kayu, besi, emas, plastik, dan oksigen atau udara.

c) Berdasarkan komponen penyusunannya, materi dibedakan atas zat tunggal dan campuran.

 

1) Zat tunggal.

• Zat tunggal atau disebut zat murni adalah zat yang komponen penyusunnya hanya satu zat atau materi.

• Zat tunggal dapat berupa unsur dan senyawa.

• Unsur adalah zat kimia yang tak dapat dibagi lagi menjadi zat yang lebih sederhana.

• Ada dua jenis unsur, yaitu unsur logam dan nonlogam.

 Contoh unsur logam adalah perak, besi, emas, dan platina.

 

Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen

    Campuran Homogen ialah sebuah gabungan dari dua zat atau lebih yang hasil penggabungan nya masih mempunyai sifat yang sama dengan zat aslinya.

    Campuran Heterogen yaitu suatu campuran antara dua macam zat atau lebih yang partikel-partikel penyusunnya masih dapat dibedakan satu sama lainnya.

Contoh Homogen dan Hiterogen

Homogen = air dan gula

Hiterogen = air dan pasir

SBDP (3.3,  4.3)

Pola Lantai dalam Tari Kreasi Daerah

Tarian daerah adalah warisan berharga yang dimiliki setiap daerah. Tarian daerah merupakan hasil cipta karya seni dari ssuatu budaya. Sebagai negara yang memiliki banyak daerah yang terdiri atas kepualaun, maka Indonesia juga memuliki ragam tari daerah yang unik dan merupakan ciri khas setiap daerah. Tari daerah juga merupkana identitas bangs

Tari kreasi adalah bentuk gerak tari baru yang dirangkai dari perpaduan gerak tari tradisional kerakyatan dengan tari tradisional klasik. Gerak ini berasal dari satu daerah atau berbagai daerah di Indonesia. Selain bentuk geraknya, irama, rias, dan busanannya juga merupakan hasil modifikasi tari tradisi.

 

 

Pola lantai merupakan garis yang dilalui penari pada saat melakukan gerak tari.  Pada dasarnya, ada dua pola garis dasar pada lantai, yaitu garis lurus dan garis lengkung. Garis lurus memberikan kesan s        ederhana tetapi kuat. Sedangkan garis lengkung memberikan kesan lembut tetapi lemah

 

1. Pola Lantai Vertikal (Lurus)

Ciri pola lantai vertikal (lurus) adalah penari membentuk garis vertikal, yaitu garis lurus dari depan ke belakang atau sebaliknya. Pola lantai ini banyak digunakan pada tari klasik. Pola lurus memberi kesan sederhana tetapi kuat. Berikut gambar pola lantai vertikal.

 

2. Pola Lantai Diagonal

Pada pola lantai diagonal, penari berbaris membentuk garis menyudut ke kanan atau ke kiri.

 

3. Pola Lantai Garis Melengkung

Pada pola lantai garis melengkung, penari membentuk garis lingkaran, pola lantai lengkung ular, dan pola lantai angka delapan.

 

Pola lantai dibuat untuk memperindah pertunjukan karya tari. Oleh karena itu dalam pembuatan pola lantai harus memperhatikan beberapa hal, antara lain bentuk pola lantai, maksud atau makna pola lantai, jumlah penari, ruangan atau tempat pertunjukan, dan gerak tari. Penampilan gerak tari tidak terlepas dari desain garis dan desain pola lantai. Ada dua jenis desain garis yaitu garis lurus dan garis lengkung. Pada desain garis lurus memberikan kesan lembut tetapi juga lemah. Garis-garis mendatar memberikan kesan istirahat, sedangkan garis-garis yang tegak lurus memberi kesan ketenangan dan keseimbangan. Garis melingkar atau melengkung memberi kesan manis, sedangkan garis menyilang atau diagonal memberikan kesan dinamis atau kuat.

Beberapa contoh pola lantai :

·       1.  Pola lantai yang dipergunakan dalam tari Piring adalah garis lengkung dan membentuk lingkaran.

·        2. Tari Saman dengan menggunakan pola lantai garis lurus.

·        8.3. Pada tari Pendet menggunakan pola lantai garis lengkung.

·        4.  Tari Kecak dari Bali merupakan salah satu jenis tari ritual dengan menggunakan pola lantai garis melengkung membentuk lingkaran.

·       5.  Tari seudati dari Aceh menggunakan pola gabungan antara pola lantai lurus, pola lantai lengkung, dan zig-zag.

·        6. Tari jaipong dari Jawa Barat menggunakan pola lantai lurus dan pola lantai zig-zag.

·        7. Pola lantai tari Bedhaya Ketawang menggunakan pola lantai Gawang Motor Mabur (pesawat terbang).

·        8. Tari Tayub dari Jawa, tari Gandrung dari Sasak, Joged Bumbung dari Bali, Gareng Lamen dari Flores, dan hampir semua tarian perang dari Papua menggunakan pola lantai garis lurus dan garis lengkung.

·        9. Tari Badong dari Toraja, Sulawesi Selatan menggunakan pola lantai melengkung.

·        10.  Pola lantai garis lengkung dapat juga dijumpai pada tari Randai dari Minangkabau.

·        11.  Taari Baris Gede di Bali menggunakan pola lantai lurus.

·        12. Tarian perang dari Nusa Tenggara Timur menggunakan pola lantai lurus.

·        13. Tarian Joged Melayu atau Zapin menggunakan pola lantai garis lurus dan garis lengkung.

·        14. Tari Yospan berasal dari Papua dengan pola lantai garis lurus

·        15. Tari Rejang Dewa dari Bali juga banyak menggunakan pola lantai garis lengkung.

·        16. Tari Lengger dari Banyumas menggunakan pola lantai garis lurus.

 

Selasa, 07 Mei 2024

TEMA 9 SUB TEMA 1 PB 5 & 6

 

Hari / tanggal    : Selasa / 07 Mei 2024

TABIK PUN..... 

 Semangat pagi ananda shaleh shaleha, Apa kabarnya hari ini ? Bu guru berharap kita semua sehat dan selalu dalam lindungan Alloh SWT Aamiin. Sebelum memulai belajar, marilah terlebih dahulu kita laksanakan ibadah pagi seperti sholat dhuha, murojaah surat-surat pendek, mendengarkan tausiah, dan membaca doa sebelum belajar. Bu guru tak henti-hentinya mengingatkan agar ananda sekalian melaksanakan sholat wajib tepat pada waktunya.  

Tema 9                 : Benda –benda di Sekitar Kita

Subtema  1         : Benda Tunggal dan Campuran

 Pembelajaran    : 5 dan 6

Muatan Ajar       : Bahasa Indonesia (KD 3.4 dan 4.4), IPA (KD 3.9 dan 4.9), PPKn (KD 3.4dan 4.4),      SBdP (KD 3.2 dan 4.2)

Tujuan Pembelajaran :

1.       1. Setelah membaca materi di blog siswa mengamati gambar iklan media cetak, siswa dapat menuliskan isi teks iklan media cetak dengan tepat.

2.       2. Setelah membaca materi di blog siswa mengamati berbagai benda pada tabel, siswa dapat menuliskan kesimpulan tentang perbedaan zat tunggal dan zat campuran dengan benar.

3.       3. Setelah membaca materi di blog siswa memahami tangga nada pentatonis, siswa dapat menentukan jenis tangga nada pentatonis pada lagu tersebut dengan tepat.

4.       4. Setelah membaca materi di blog siswa mengamati gambar iklan media cetak, siswa dapat membuat iklan sederhana.

5.       5. Setelah membaca materi di blog siswa memahami upaya menjaga persatuan dan kesatuan, siswa dapat menjelaskan upaya menjaga persatuan dan kesatuan dengan benar.

6.       6. Setelah membaca materi di blog siswa memahami alat musik melodis, siswa dapat memainkan alat musik melodis dengan tepat.

 

MUATAN BAHASA INDONESIA  ( KD 3.4 DAN 4.4)

ISI TEKS IKLAN MEDIA CETAK

Dalam iklan terdapat nama produk, sumber, deskripsi produk, serta alamat dan nomor kontak sumber. Selain itu, pesan yang disampaikan dalam iklan harus jelas sehingga masyarakat yang menjadi sasaran iklan dapat memahami informasi dalam iklan.

Saat kita menuliskan pendapat untuk sebuah iklan, kita tidak hanya memeehatikan unsur-unsur iklan, namuh njuga respon pembaca terhadap iklan tersebut. Iklan yang baik dapat membuat perubahan pada masyarakat yang menyimak iklan tersebut, baik itu sikap, pola pikir, perilaku, dan pola hidup. Sedangkan untyuk iklan penawaran produk , iklan yang baik akan membuat pembaca tertarik untuk menggunakan produk iklan tersebut.

MEMBUAT IKLAN SEDERHANA

Membuat iklan yang  baik mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

1.       Iklan mempunyai sasaran yang jelas.

2.       Iklan focus pada produk atau jasa yang diiklankan.

3.       Iklan mempunyai daya tarik dari produk atau jasa yang ditawarkan.

4.       Iklan disajikan menarik, baik dengan gambar atau kalimat ajakan.

MUATAN IPA (KD 3.9 dan 4.9)

PERCAMPURAN ZAT

Benda-benda yang telah dicampurkan ada yang tercampur sempurna dan ada pula yang tidak tercampur sempurna. Zat-zat yang tercampur sempurna dinamakan campuran homogeny. Zat-zat yang tidak tercampur sempurna dinamakan campuran heterogen.

Contohnya :

Campuran homogen :

  • air gula (campuran air dan gula)
  • air teh (campuran air, teh, dan gula)
  • larutan garam (campuran air dan garam)
  • udara (campuran gas gas seperti oksigen, nitrogen, hidrogen, karbon dioksida, dll)
  • air cuka
  • sabun cuci piring
  • air hujan
  • larutan susu (campuran susu dan air)
  • air sirup (campuran air dan sirup)

Campuran heterogen :

  • campuran tanah dan kerikil
  • campuran air dan pasir
  • campuran beton
  • campuran air dan tanah
  • campuran minyak dan air
  • campuran air dan kapur
  • campuran air dan kopi
  • sup buah
  • adonan kue
  • Campuran air dan beras

MUATAN PPKn (KD 3.4 dan 4.4)

UPAYA MENJAGA PERSATUAN DAN KESATUAN

Kerukunan antarsuku bangsa, budaya, dan agama di Indonesia adalah kunci dari persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Semangat persatuan harus jaga dan kembangkan untuk mewujudkan cita-cita bangsa Indoneisa yaitu mewujudkan kesejahteraan yang adil dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia. Berikut contoh kegiatan yang dapat memperkokoh kerukunan swbagai upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yaitu :

1.      Melakukan kegiatan untuk mempengaruhi HUT Kemerdekaan Indonesia dengan menyeretakan seluruh warga.

2.      Melakukan kegiatan Sumpah Pemuda dengan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kecintaan pada tanah air.

3.      Memecahkan masalah dalam masyarakat secara bersama-sama melalui diskusi dan musyawarah.

4.      Melakukan kegiatan bakti social bersama tanpa membedakan-bedakan ras, suku, dan agama.

5.      Menyelanggarakan kirab budaya yang menampilkan berbagai keunikan budaya di Indonesia.

MUATAN SBdP (KD 3.2 dan 4.2)

TANGGA NADA PENTATONIS

Tangga nada pentatonic adalah tangga nada yang terdiri dari lima nada pokok (penta artinya lima, tone artinya nada). Tanggga nada pentatonic lebih banyak digunakan pada music tradisonal, seperri gamelan. Tangga nada ini dibedakan menjadi dua tangga nada yaitu pelog dan slendro :

1.Tangga nada pelog memiliki sifat karakteristik musik yang tenang dan bersifat hormat. Pelog memiliki lima tangga nada primer, yaitu do, mi, fa, sol, si. Contoh lagu daerah dengan tangga nada pelog adalah: Lagu Gundul-Gundul Pacul, yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu Pitik Tukung, yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu Ngusak Asing, yang berasal dari Bali. Lagu Macepet Cepetan, yang berasal dari Bali. Lagu Karatangan Pahlawan, yang berasal dari Jawa Barat.

2.Tangga nada pentatonic slendro Tangga nada slendro memiliki karakterisitik musik yang gembira, lincah dan menyenangkan. Slendro memiliki lima tangga nada primer, yaitu do, re, mi, sol, la. Contoh lagu daerah dengan tangga nada slendro adalah: Lagu Lir Ilir, yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu Cublak-Cublak Suweng, yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu Te Kate Dipanah, yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu Kerraban Sape, yang berasal dari Jawa Tengah. Lagu Cing Cangkeling, yang berasal dari Jawa Barat.

MEMAINKAN ALAT MUSIK MELODIS

Alat music melodis adalah alat music yang dapat membunyikan melodi atau nada (do,re,mi,fa,sol ,la,si do). Ada banyak jenis alat music melodis, diantaranya rekorder dan painika. Alat music rekorder dimainkan dengan cara ditiup, sedangkan painika dimainkan dengan cara mrniup selang peniup dan menekan tuts. 

 

Senin, 06 Mei 2024

TEMA 9 SUB TEMA 1 PB 3 & 4

 Hari / tanggal    : Senin / 06 Mei 2024

TABIK PUN..... 

 Semangat pagi ananda shaleh shaleha, Apa kabarnya hari ini ? Bu guru berharap kita semua sehat dan selalu dalam lindungan Alloh SWT Aamiin. Sebelum memulai belajar, marilah terlebih dahulu kita laksanakan ibadah pagi seperti sholat dhuha, murojaah surat-surat pendek, mendengarkan tausiah, dan membaca doa sebelum belajar. Bu guru tak henti-hentinya mengingatkan agar ananda sekalian melaksanakan sholat wajib tepat pada waktunya.  

Tema 9                 : Benda –benda di Sekitar Kita

Subtema  1         : Benda Tunggal dan Campuran

Pembelajaran    : 3 dan 4

Muatan Ajar       : Bahasa Indonesia (KD 3.4 dan 4.4), IPS (KD 3.1 dan 4.1), PPKn (KD 3.4dan 4.4)

Tujuan Pembelajaran :

1.       Setelah membaca materi di blog siswa mengamati peta Indonesia, siswa dapat menjelaskan garis lintang dan garis bujur suatu daerah.

2.       Setelah membaca materi di blog siswa memahami tentang persatuan dan kesatuan, siswa dapat menjelaskan manfaat persatuan dan kesatuan untuk membangun kerukunan hidup.

3.       Setelah membaca materi di blog siswa mengamati gambar iklan, siswa dapat menjelaskan jenis-jenis iklan dalam media cetak.

4.       Setelah membaca materi di blog siswa mengamati gambar kenampakan alam, siswa dapat menyebutkan kenampakan alam pada gambar secara tepat.

5.       Setelah membaca materi di blog siswa mengamati iklan, siswa dapat menyajikan hasil kesimpulan isi teks paparan iklan media cetak secara lisan dan tertulis secara rinci.

6.       Setelah membaca materi di blog siswa memahami tentang persatuan dan kesatuan, siswa dapat menjelaskan manfaat persatuan dan kesatuan dalam masyarakat.

 

MUATAN IPS (KD 3.1 DAN 4.1)

MENJELASKAN GARIS LINTANG DAN GARIS BUJUR SUATU DAERAH

Letak astronomis adalah letakj suatu wilayah berdasarkan garis bujur dan garis lintang pada peta. Garis bujur adalah garis khayal yang membentang secara vertical di atas permukaan bumi. Garis lintang adalah garis khayal yang membentang secara horizontal di atas permukaan bumi. Garis lintang berfungsi untuk menentukan perbedaan zona iklim di bumi, seperti tropis, subtropics, sedang, dan kutub (dingin). Garis bujur berfungsi untuk menentukan pembagian waktu di seluruh permukaan bumi. Setiap jarak 15 derajat kea rah bujur timur atau barat akan menunjukkan selisih waktu sebanyak 1 jam (60 menit).

Letak astronomis Indonesia pada garis 60LU-110LS dan 950BT-1410BT. Indonesia merupaka salah satu Negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Garis khatulistiwa (ekuator) adalah garis khayal yang membagi bumi menjadi dua belahan, yaitu bumi bagian utara dan selatan.  Garis khatulistiwa bertepatan dengan garis lintang nol derajat (00).

KENAMPAKAN ALAM INDONESIA

Wilayah Indonesia terdiri kenampakan alam yang beragam. Kenampakan alam adalah segala hasil peristiwa alam yang tampak di permukaan bumi.

Adapun yang termasuk dalam kenampakan alam perairan diantaranya adalah pantai, sungai, danau, selat, laut, rawa dan samudera yang akan dijelaskan lebih rinci dibawah ini:

1. Sungai

Sungai merupakan salah satu bagian dari kenampakan alam yang terletak di daerah yang rendah, yang biasanya didominasi oleh air yang berasal dari aliran air dataran tinggi. Asal muasal terbentuknya sungai adalah karena aliran dari gunung yang turun ke pemukiman penduduk. Pada umumnya, lebar kecilnya sungai bergantung pada dimana tujuan akhir dari aliran sungai tersebut, apabila akan bermuara di laut maka sungai tersebut akan semakin melebar, begitu juga sebaliknya.

2. Danau

Danau merupakan daratan luas yang bentuknya cekung yang berisi air yang biasanya dikelilingi oleh daratan. Di Indonesia sendiri sudah banyak danau-danau yang terkenal, salah satu danau yang memiliki keindahan alam yang menarik dan juga dinobatkan sebagai danau terbesar adalah Danau Toba. Danau Toba ini terbentuk karena adanya letusan dari gunung berapi yang bernama Gunung Toba yang diperkirakan meletus pada 74.000 tahun silam.

3. Laut

Laut merupakan kenampakan alam perairan yang luas. Laut merupakan media yang menghubungkan antara pulau satu dengan yang lainnya. Di Indonesia sendiri memiliki wilayah laut yang luas yang memiliki keanekaragaman laut yang cukup mendukung. Adapun ekosistem air laut di Indonesia didominasi oleh berbagai jenis tumbuhan laut dan ikan yang biasanya dimanfaatkan untuk bahan pembuatan makanan ataupun budidaya ikan laut yang biasanya dijual.

Kenampakan alam daratan adalah bentuk-bentuk alam yang Allah ciptakan yang berada di darat dan tidak digenangi air. Kenampakan alam daratan di Negara Indonesia di antaranya adalah (1) dataran rendah, (2) pantai, (3) tanjung, (4) lembah, (5) delta, (6) dataran tinggi, (7) bukit, dan (8) gunung / pegunungan.

(1) Dataran Rendah

  • Dataran rendah adalah wilayah darat yang luas dan datar yang memiliki ketinggian antara 0 sampai 200 meter di atas permukaan air laut. (Wilayah yang memiliki ketinggian 0 meter adalah pantai).
  • Daerah ini banyak digunakan untuk pemukiman penduduk, seperti kita pun tinggal di dataran rendah.
  • Selain itu, daerah ini juga digunakan untuk pertanian (sawah), peternakan, perkebunan, industri, dll.
  • Suhu udara terasa panas. Semakin rendah suatu tempat, maka semakin terasa panas.
  • Dekat dengan pantai sehingga mudah mendapatkan bahan pangan berupa hewan-hewan laut.
  • Perjalanan dari suatu tempat ke tempat yang lain mudah karena daerahnya rata (tidak naik turun).
  • Tersedianya air yang cukup karena air mengalir dari dataran tinggi menuju ke dataran rendah. Hanya saja, air sungai di dataran rendah sudah banyak yang tercemar.
  • Rawan banjir karena air hujan mengalir dari dataran tinggi menuju ke dataran rendah.
  • Pada peta, daerah ini ditandai dengan warna hijau.

 

(2) Dataran Tinggi

  • Dataran tinggi adalah daerah darat yang luas dan datar dengan ketinggian 300 sampai 600 meter di atas permukaan laut.
  • Dataran tinggi biasanya berada di sekitar pegunungan ataupun di sekeliling perbukitan.
  • Suhu udara terasa sejuk dan segar
  • Air di daerah ini masih bersih dan segar.
  • Digunakan untuk pemukiman penduduk, tapi tidak sebanyak di dataran rendah.
  • Digunakan juga untuk perkebunan teh, kopi, dan sayuran.
  • Menjadi tempat wisata karena pemandangannya indah dan sejuk.
  • Orang biasanya mendirikan villa
  • Pada peta, daerah ini ditandai dengan warna kuning.
  • Contoh dataran tinggi di Indonesia yaitu Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah), Dataran Tinggi Gayo (Aceh), Dataran Tinggi Meratus (Kalimantan Selatan), Dataran Tinggi Arfak (Papua), dll

(3) Pantai

  • Pantai merupakan daerah perbatasan antara darat dan laut.
  • Pantai juga wilayah yang rendah (ketinggiannya hanya 1 atau 0 meter di atas permukaan air laut)
  • Pantai digunakan untuk berwisata, meng-kristalkan garam, dan mencari kerang atau semacamnya.
  • Contoh pantai di Indonesia yaitu Pantai Kuta (Bali), Pantai Parangtritis (Yogyakarta), Pantai Senggigi (Lombok), Pantai Raja Ampat (Papua Barat), dll.

 

MUATAN PPKn  (KD 3.4 dan 4.4)

MENJAGA PERSATUAN DAN KESATUAN

Kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan merupakan faktor utama dalam pembangunan nasional. Jika kondisi masyarakat saling berselisih satu sama lain hingga terjadi konflik, pembangunan akan terhambat. Berikut merupakan sikap untuk menjaga persatuan dan kesatuaan dalam keberagaman masyarakat Indonesia yaitu :

Mengembangkan sikapb saling menghargai.

Tidak mendahulukan kepentingan kelompok, ras, dan suku di atas kepentingan Negara.

Memiliki sikap toleransi.

Mengembangkan rasa nasionalisme dan kesadaran social.

Sikap menjaga persatuan dan kesatuan dilakukan di manapun kkita berada, baik dalam keluarga, mlingkungan sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Dengan menjaga persatuan dan kesatuan, kita dapat selalu menjaga hubungan baik dengan orang laian. Berikut manfaat dari menjaga persatuan dan kesatuan adalah :

Menumbuhkan sikap saling menghargai.

Menghindari perselisihan dan permusuhan.

Menjalin kerjasama antarwarga, seperti dalam kegiatan gotong royong.

Menumbuhkan rasa toleransi antarwarga masyarakat.

Membiasakan saling membantu atau tolong menolong antarwarga.

 

MUATAN BAHASA INDONESIA (KD 3.4 dan 4.4)

MENJELASKAN JENIS-JENIS IKLAN DALAM MEDIA CETAK

Iklan dibedakan berdasarkan fungsi dan bentuknya. Berdasarkan fungsinya , iklan dibedakan menjadi beberapa jenis sebagai berikut :

1.       Iklan pemberitahuan, bertujuan untuk memberitahukan informasi kepada masyarakat. Contohnya iklan pemberitaahuan dibukanya suatu usaha.

2.       Iklan undangan, berisi ajakan untuk menghadiri suatu acara. Contohnya iklan Festival Kuliner Nusantara.

3.       Iklan layanan masyarakat, bertujuan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat. Contohnya iklan keluarga berencana (KB), iklan keselamatan dalam berkendara, dan iklan hemat listrik.

4.       Iklan permintaan, berisi permintaan akan sesuatu. Contohnya iklan lowongan pekerjaaan.

5.       Iklan penawaran , bertujuan untuk menawarkan suatu produk baik barang maupun jasa. Contohnya iklan produk dan bimbingan belajar.

Selain berdasarkan fungsinya , iklan juga dibedakan berdasarkan bentuknya, yaitu sebagai berikut :

1.       Iklan baris

Jenis iklan ini disajikan dalam beberapa baris saja. Ciri-ciri iklan baris yaitu bahasa yang digunsakan singkat, padat, dan jelas serta menarik perhatian masyarakat.

2.       Iklan kolom

Iklan jenis ini memanfaatkan beberapa bagian kolom dalam surat kabar. Ciri-ciri iklan kolom yaitu informasi yang disampaikan terletak dalam kolom-kolom, berisi tentang produk yang ditawarkan lebih rinci dibandingkan dengan iklan baris.

 

MENYAJIKAN HASIL KESIMPULAN ISI TEKS IKLAN MEDIA CETAK

Syarat-syarat iklan yang baik dapat ditinjau dari isi dan bahasa yanag digunakannya. Berdasarkan isinya, iklan harus memenuhi syarat-syarat antara lain :

1.       1. Penyampain iklan harus objektif dan jujur.

2.       2. Deskripsi singkat, jelas, dan mudah dipahami.

3.       3. Iklan tidak menyinggung pihak lain.

4.       4. Menarik perhatian masyarakat.

 

Berdasarkan bahasanya, iklan harus memenuhi syarat-syarat berikut :

1.       Menggunakan pilihan kata yang tepat, menarik, logis, dan sopan.

2.       Kalimat yang digunakan memikat masyarakat.

3.       Bahasa yang digunakan disusun untuk menonjolkan informasi yang penting, seperti keunggulan produk atau promosi.

4.       Teks iklan harus menuju sasaran yang tepat. Misalnya iklan buku pelajaran yang sasarannya anak yang sedang sekolah atau orang tua yang memilikin anak yang sedang sekolah.

 

Rabu, 03 Juni 2026

      Hari : Rabu, 03 Juni 2026 KELAS III . A GURU KELAS : Yulina, S. Pd Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Good morning my studen...